Memenangkan Persaingan Global dengan Fasilitas Kawasan Berikat

Dalam dunia yang semakin cepat, persaingan dunia usaha semakin ketat. persaingan dunia usaha ini tidak hanya berlaku dalam suatu pasar. anggaplah persaingan di suatu tempat, suatu daerah atau suatu negara. namun sekarang persaingan usaha sudah semakin luas, mendunia. perusahaan harus bersaing dalam level dunia untuk mendapatkan pasar.

lihat saja barang-barang yang ada di pasar. tidak hanya barang lokal saja yang beredar, namun juga barang impor dari negara lain dapat dengan mudahnya bersaing di pasar domestik. demikian juga di pasar internasional di negara lain. harapan kita, barang dari negara kita mampu bersaing untuk mendapatkan konsumen di luar negeri.

dengan kebijakan pasar bebas (free trade agreement), membuat pasar antar negara seakan tanpa batasan lagi (borderless). persaingan usaha tidak hanya menghadapi kompetitor dari tetangga di dalam negeri namun juga dari perusahaan yang ada di luar negeri. untuk mampu bersaing, diperlukan tools atau instrumen yang membuat perusahaan lebih unggul dari perusahaan yang lain.

jika sampai perusahaan tidak mendapatkan alat instrumen yang mampu meningkatkan daya saing. itu menjadi alamat buruk bagi kelangsungan jangka panjang perusahaan. bisa-bisa kehilangan pasar dan ujung-ujungnya bangkrut tidak mampu mempertahankan performa perusahaan.

alat instrumen itu misalnya suatu hal yang mampu menekan biaya. mengurangi beban perusahaan dapat dilakukan melalui beberapa hal, diantaranya dengan mengurangi biaya pajak, efisiensi transportasi, kalancaran arus bahan baku dan sebagainya. pemerintah sebagai pihak pengatur atau regulasi dapat berperan dalam program menekan biaya ini. dengan memberikan fasilitas tertentu pada perusahaan.

Pemerintah melalui Bea Cukai telah menyediakan fasilitas bagi perusahaan yang dapat mengurangi beban pajak dan melancarkan arus barang bagi perusahaan yang akan bersaing di pasar global. fasilitas tersebut adalah kawasan berikat.

kawasan berikat adalah suatu kawasan dengan batas tertentu, dimana dilakukan suatu pengolahan barang yang mendapatkan fasilitas bea masuk dan pajak. bahan baku yang diimpor mendapatkan penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak ketika dimasukkan ke kawasan berikat. hasil atau barang jadi dari kawasan berikat dapat diekspor ke luar negeri. dengan adanya insentif pajak tersebut diharapkan mampu bersaing lebih kompetitif di pasar internasional.

Selain insentif di bidang perpajakan berupa bea masuk dan pajak dalam rangka impor, barang impor untuk kawasan juga mendapatkan kemudahan dalam pengeluarannya dari pelabuhan. dokumen yang digunakan berbeda dengan dokumen untuk impor biasa. sehingga kelancaran arus barang lebih terjaga. tata niaga untuk barang yang diimpor untuk bahan baku di kawasan berikat juga mendapatkan kemudahan dengan pengurangan ketentuan yang perlu dilengkapi. hal itu tentu saja mengurangi cost bagi perusahaan dan proses impor pun lebih mudah.

Cara untuk mendapatkan fasilitas kawasan berikat pun sekarang sangat mudah. Bea Cukai selaku instansi yang mengurusi hal tersebut sudah memberikan relaksasi dalam proses pengajuan perusahaan menjadi kawasan berikat. hanya berbekal Ijin Usaha Industri dan dilakukan permohonan secara elektronik, melalui Online Single Submission permohonan pasti akan diproses. permohonan akan diterima oleh Kantor Pelayanan Bea Cukai dan akan dilakukan pemeriksaan dengan jangka waktu maksimal 3 hari. setelah dianggap memenuhi syarat, manajemen perusahaan diwajibkan presentasi bisnis di kantor wilayah bea cukai, dalam waktu 1 jam setelah selesai presentasi, bea cukai wajib memberikan hasil apakah perusahaan bisa menjadi kawasan berikat atau tidak. sangat cepat bukan ?

One thought to “Memenangkan Persaingan Global dengan Fasilitas Kawasan Berikat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *