Inilah syarat menjadi perusahaan kawasan berikat

setelah kami kemarin share artikel dengan tema kawasan berikat, kali ini kami akan share syarat perusahaan menjadi perusahaan kawasan berikat. yang akan mendapatkan fasilitas penundaan bea masuk dan pajak yang tidak dipungut saat dimasukkan ke kawasan tersebut.

sekarang, untuk mendapatkan ijin sebagai pengusaha kawasan berikat sudah sangat mudah. proses perijinan yang cepat dan persyaratan yang tidak bertele-tele. hanya beberapa dokumen, yang pasti sudah dimiliki oleh sebagaimana umumnya perusahaan manufaktur. bahkan sekarang dimungkinkan juga perusahaan yang akan berdiri dan belum beroperasi bisa mengajukan ijin sebagai kawasan berikat.

syarat dokumen yang digunakan untuk menjadi pengusaha kawasan berikat adalah :

  • Nomor Induk Berusaha (NIB)
  • Izin usaha perdagangan atau izin usaha industri
  • KSWP atau konfirmasi status wajib pajak
  • bukti kepemilikan tempat, bisa sewa atau milik sendiri
  • merupakan PKP dan telah menyampaikan SPT PPh tahun terakhir

itulah dokumen yang disyaratkan. mudah dan tidak banyak. kami rasa perusahaan mana saja sudah mempunyai syarat tersebut. sehingga tidak menjadi kendala bagi perusahaan untuk mengajukan menjadi kawasan berikat.

syarat lain adalah bangunan yang akan menjadi kawasan dapat dimasuki kendaraan pengangkut peti kemas, kawasan mempunyai batas yang jelas dan kawasan digunakan untuk melakukan kegiatan produksi pengolahan bahan baku menjadi hasil produksi.

Pengajuannya kemana? bisa dilakukan secara online, yaitu dengan mengupload berkas di online single submission atau dapat juga di website indonesia nationel single window yaitu www.insw.go.id. Namun untuk lebih mudah dan kelancarannya, silahkan hubungi layanan informasi di kantor bea cukai terdekat untuk mendapatkan asistensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *