Cara mendaftar Nomor Induk Kepabeanan

Nomor Induk Kepabeanan atau NIK adalah syarat bagi para pelaku usaha untuk melakukan kegiatannya. terutama untuk pekerjaan atau kegiatan yang bersinggungan dengan institusi bea cukai. kegiatan yang membutuhkan ijin ini adalah contohnya proses ekspor, impor, menjadi pengusaha tempat penimbunan berikat, menjadi operator pengangkut, menjadi pengusaha jasa titipan dan sebagainya.

misalnya saja ada perusahaan baru yang akan mendatangkan mesin dari luar negeri, alias inpor. pasti yang akan dilakukan adalah membeli mesin tersebut, dan mengirimkan ke Indonesia. nah pada saat mengeluarkan dari pelabuhan sesampainya barang di Indonesia, diperlukanlah proses kepabeanan atau proses mengurus barang impor. kalau tidak mempunyai NIK atau nomor induk kepabeanan, tidak bisa mengajukan dokumen ke bea cukai. padahal setiap barang yang dimasukkan ke Indonesia dari luar negeri wajib diproses di bea cukai menggunakan pemberitahuan impor barang atau PIB.

sekarang proses registrasi untuk mendapatkan NIK sudah dipermudah dan sudah dapat dilayani dengan cepat. semuanya menggunakan metode online. tidak harus membawa berkas yang seabreg ke kantor bea cukai. semua dokumen dapat dilakukan dengan opload softcopy.

langkah-langkah yang dilakukan saat registrasi kepabeanan untuk mendapatkan NIK adalah :

yang pertama adalah mendaftar untuk mendapatkan USER ID. pendaftaran dapat dilakukan di www.insw.go.id atau www.beacukai.go.id dari kegiatan ini akan mendapatkan username dan password untuk kegiatan selanjutnya.

kemudian setelah mempunyai user id dan password dapat login di skp registrasi di www.insw.go.id atau www.beacukai.go.id kemudian memasukkan NPWP dan EFIN yang dipunyai perusahaan. perlu diketahui bahwa sebenarnya telah dilakukan kerjasama antara bea cukai dan pajak untuk penggunaan single id yaitu NPWP. yang berarti NPWP harus akurat. jika pada tahap tersebut belum valid, maka silahkan hubungi kantor pelayanan pajak atau KPP terdekat.

setelah NPWP valid maka tahap berikutnya adalah mengisi formulir dan mengupload dokumen yang diperlukan. pada tahap ini pendaftar dapat memilih bidang usaha yang akan didaftarkan, yaitu bisa saja menjadi importir, atau eksportir, atau PPJK, pengangkut,  pengusaha tempat penimbunan sementara dan pengusaha perusahaan jasa titipan dari luar negeri ke dalam negeri.

Petugas bea cukai akan memeriksa kelengkapan dokumen yang telah diupload maksimal sehari berikutnya. dari pemeriksaan tersebut jika belum lengkap akan ada pemberitahuan dan jika sudah lengkap akan lanjut pada kegiatan berikutnya berupa penelitian registrasi kepabeanan yang juga dilakukan oleh petugas sehari berikutnya. dari hasil tersebut akan didapatkan penolakan atau persetujuan.

jadi begitulah cara mendaftar atau registrasi kepabeanan untuk mendapatkan nomor induk kepabeanan yang digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan bea dan cukai indonesia

One thought to “Cara mendaftar Nomor Induk Kepabeanan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *