Inilah buku impor yang dibebaskan bea masuknya

banyak buku asal impor dari luar negeri yang beredar di Indonesia. banyak juga pembelian buku yang dilakukan oleh warga Indonesia dari toko online yang ada di luar negeri. namun banyak juga yang bertanya-tanya, apakah buku yang diimpor harus membayar bea masuk ?

jawabannya adalah tergantung jenis dan isi bukunya. untuk impor buku pengetahuan dibebaskan bea masuk dan PPN ( Pajak Pertambahan Nilai)nya, serta tidak dipungut PPh Pasal 22. termasuk juga buku pelajaran umum, kitab suci dan buku pelajaran agama.

sementara buku yang harus membayar bea masuk dan Pajak misalnya buku hiburan, buku sulap, buku iklan, buku karikatur, buku promosi, buku roman populer, buku horor, buku komik, reproduksi tulisan dan buku katalog selain untuk pendidikan. besarnya bea masuk dan pajaknya dapat dilihat di Buku Tarif Kepabeanan Indonesia.

nah, buku ilmu pengetahuan itu apa saja ? buku itu adalah buku ilmu pengetahuan dan teknologi, buku pelajaran umum, buku pelajaran agama, kitab suci dan ilmu pengetahuan lainnya. impor buku seperti ini pembebasannya tidak perlu menggunakan surat keputusan dari menteri Keuangan ataupun surat keputusan bersama dari Direktorat Jenderal Pajak.